Akhirnya… nulis lagi. Rasanya campur aduk, antara kagok karena lama ga merangkai kata namun lega bisa kembali menulis. Sekian lama blog ini kayak rumah kosong yang ditinggal mudik lama. Hari ini, aku beranikan diri membuka pintu rumah blog, sapu-sapu debu yang numpuk, dan mulai ngetik satu per satu kalimat dengan penuh harap.
Wednesday, July 23, 2025
Comeback Ngeblog Setelah Vakum Lama: Karena Rindu Itu Nyata
Akhirnya… nulis lagi. Rasanya campur aduk, antara kagok karena lama ga merangkai kata namun lega bisa kembali menulis. Sekian lama blog ini kayak rumah kosong yang ditinggal mudik lama. Hari ini, aku beranikan diri membuka pintu rumah blog, sapu-sapu debu yang numpuk, dan mulai ngetik satu per satu kalimat dengan penuh harap.
Monday, March 25, 2024
Sebuah Renungan untuk Diri di Bulan Ramadan 1445 H
Saturday, March 23, 2024
Sabar Menghadapi Ujian, Pertolongan Allah Akan Tiba Pada Waktunya
Tuesday, October 24, 2023
Maafkan, Lupakan, Move On. Bisa Nggak?
"Maaf ya..."
Sebuah kata maaf terlontar dari mulut seseorang ketika dia melakukan kesalahan. Itu kalau yang bersangkutan sadar dan langsung meminta maaf. Tapi kalau nggak ngeh gimana? Pasti ngeselin ya.
Sebaiknya beri tahu langsung jika ada yang nggak nyadar sudah berbuat salah. Tapi kalau hubungan tidak terlalu dekat, saya sih biarkan saja. Paling dijauhin dulu untuk sementara waktu. Kalau masih diulangi juga kesalahannya baru ditegur. Andai nggak minta maaf atau masih diulang juga, ya sudah menjauh secara permanen.
Mengucap kata maaf itu tidak mudah. Salah satu alasannya bisa karena tidak sadar dia telah melakukan kesalahan. Alasan lain biasanya cenderung ke pribadi orang yang bersangkutan. Misalnya dia gengsi untuk meminta maaf, atau sering menyepelekan orang lain. Bahkan ada juga yang sebenernya tidak tahu bagaimana cara meminta maaf.
Meminta maaf adalah wujud pertanggungjawaban seseorang. Wajar jika orang yang sulit meminta maaf adalah mereka yang kurang peka atau tidak bijaksana. Diperlukan keberanian lho untuk meminta maaf. Karena saat meminta maaf, kita akan menekan rasa egois dan gengsi di depan orang lain.
Wednesday, May 25, 2022
Kapok Bikin Review Kafe Viral di Instagram
Wednesday, May 11, 2022
Satu Bulan Ter-riweuh
Maksudnya apa, Mak? Kok pake dekade segala?
Ahaha, enggak kok. Dekade itu mencerminkan umur saya. Sudah sekian lama saya nggak seriweuh tempo hari. Mungkin ada sekian dekade saking lamanya.
Oia, selamat datang kembali di blog Inna Riana. Akhirnya saya update blog lagi setelah rehat tiga minggu lebih. Blog ini emang nggak serajin update kayak blog resep masakan di Dapur Ngebut.
Saturday, April 30, 2022
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H
Alhamdulillah tidak terasa Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata. Banyak yang merasa bahwa Lebaran kali ini istimewa. Gimana enggak, setelah terhalang pandemi selama 2 tahun, baru sekarang ini kita diizinkan untuk mudik, bertemu sanak keluarga di kampung halaman. Wah pasti seneng banget ya!
Sunday, April 24, 2022
Dipaksa Produktif Biar Nggak Mager
Ijinkan saya menggunakan tema bebas untuk 30 Day Ramadan Blog Challenge dari Blogger Perempuan Network. Seharusnya tema untuk hari ke 24 ini adalah: 7 Rekomendasi Blog yang Asik untuk Dikunjungi. Apa daya, saya sudah jarang blogwalking lagi. Jadi kurang paham blog mana saja untuk direkomendasikan.
Sebagai tema pengganti, saya pilih buat curhat ringan saja ya. Yaitu tentang kegiatan 'tambahan' di bulan Ramadan tahun ini. Tentunya kita semua sudah tahu, kalau bulan puasa itu para emak pasti sibuk di dapur, urus rumah seperti biasa, urus anak dan suami, urus kerjaan juga, plus tidak lupa perbanyak beribadah.
Wednesday, April 20, 2022
Doa dan Keinginan di Tahun 2022

Doa dan keinginan di tahun 2022.
Saya rasa akan seragam dengan doa kebanyakan umat manusia di muka bumi ini. Yaitu berharap pandemi Covid 19 segera musnah selamanya. Tentu saja, di luar standar doa dan keinginan banyak orang: ingin sehat, ingin bahagia, ingin sukses, bahkan ingin kaya juga hehe.
Tuesday, April 19, 2022
Emak Hepi = Rumah Nyaman
Sederhana aja sebenarnya sih. Emak alias ibunya anak-anak, istrinya pak suami, di rumah punya peran sebagai ibu rumah tangga. Mengurus semua anggota keluarga dan memastikan isi rumah nyaman dan tersedia makanan yang bergizi. Tambahan lagi, untuk emak pekerja, ada tugas profesi yang harus diselesaikan.
Monday, April 18, 2022
Bangga Jadi Ibu Rumah Tangga
Ceritakan tentang profesimu adalah tema dari Blogpost Challenge dari Blogger Perempuan Network pada hari ke 18. Sebenarnya profesi saya apa ya?
Mau dibilang blogger, kayaknya saya sudah nggak terlalu eksis lagi karena menjelang pensiun. Masih aktif ngeblog sih. Tapi nggak buat mendulang rupiah. Andai ada job juga hasilnya nggak seberapa.
Saturday, April 16, 2022
Cerita Jualan Ayam Kampung di Awal Ramadan 2022
Bagaimana pengaruh pandemi Covid 19 terhadap keluargamu? Pada keluarga saya, gara-gara pandemi, saya dan suami kini berjualan ayam kampung potong.
Tidak pernah terbersit sedikitpun untuk berjualan ayam kampung. Apalagi punya petenakannya sendiri. Namanya takdir, lahan kosong di Ciapus yang tadinya dipinjamkan untuk ditanami aneka sayuran, disulap jadi peternakan kecil lengkap dengan rumah mungil di sampingnya.
Sunday, April 10, 2022
5 Hal yang Ingin Saya Lakukan Di Bulan Puasa
Pada bulan puasa tahun ini yang kebetulan adalah puasa tahun ketiga di tengah pandemi, keinginan kita di bulan puasa banyak yang terpentok oleh social distancing. Bersyukur sekarang situasi sudah mulai membaik dan kita bisa beribadah dengan leluasa di mesjid.
Saturday, April 9, 2022
5 Kegiatan Bermanfaat di Rumah Selama Puasa Sebagai Hiburan
Selama satu bulan penuh berpuasa, kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Selain wajib berpuasa untuk menahan hawa nafsu, kegiatan ibadah lainnya juga ditingkatkan.
Kegiatan beribadah meliputi: membaca Al Qur'an, shalat tarawih di mesjid, dan ikut berbagai kajian jika waktu memungkinkan. Bahkan tidur juga (asal jangan kebanyakan menjadi sunah di bulan puasa). Tidak lupa banyak bersedekah untuk menambah pahala.
Terlepas dari rutinitas ibadah tersebut, boleh dong kita butuh hiburan. Seling sejenak, istirahat. Setelah itu pikiran fresh dan lanjut untuk fokus pada kegiatan ibadah.
Tuesday, April 5, 2022
Puasa di Rumah Aja
Puasa di rumah aja. Hmm, memangnya mau puasa di mana lagi? Hihi, itu yang ada di pikiran saya. Harap maklum, keluarga saya memang dari awal menikah memang selalu puasa yaa di rumah aja, nggak kemana mana.
Selain bulan puasa, bahkan sebelum pandemi menyerang, keluarga saya memang jarang menghabiskan waktu yang lama di luar rumah. Paling banter ke rumah saudara yang masih di Bogor juga. Atau sekedar keluar makan bersama, membeli sesuatu di seputar Bogor.
Saturday, April 2, 2022
Hikmah Puasa di Masa Pandemi
Kenangan puasa pertama saat pandemi adalah yang paling berkesan sekaligus yang paling berat. Gimana enggak, kita semua 'dikurung' di dalam rumah demi membatasi penyebaran virus.
Friday, August 20, 2021
Postingan Pandemi Part 10: Saya Sudah Divaksinasi
Thursday, July 22, 2021
Postingan Pandemi Part 9: Juli Jungkir Balik
Demi mengurangi interaksi dan menghindari bahaya tertular, saya membatasi keluar rumah. Ngeborong bahan makanan buat stok. Semacam mau isolasi tapi bukan isolasi mandiri penderita. Yah niatnya sih pengen ngumpet kayak keong, di dalam rumah saja.
Thursday, June 10, 2021
Postingan Pandemi Part 8: Setelah 1 Tahun Berlalu
Halo, semua!
Terasa atau tidak, di awal bulan Juni ini wabah pandemi Covid 19 sudah 1 tahun lebih berlalu. Menengok ke luar rumah, aktivitas warga sudah berlangsung seperti saat sebelum pandemi. Perekonomian rakyat pun perlahan bangkit.
Bagi saya, setahun pandemi itu terasa... lama! Ini yang terjadi pada saya jika saya dalam keadaan tertekan: waktu terasa begitu lambat. Jika saya dalam keadaan bahagia, wow waktu rasanya cepat sekali berlalu! Ada yang senasib dengan saya?
.jpg)

















