Showing posts with label Cerita Fashion. Show all posts
Showing posts with label Cerita Fashion. Show all posts

Tuesday, April 26, 2022

Ide Baju Lebaran Senada untuk Keluarga

Siapa yang kepengen seragaman bajunya pas Lebaran nanti untuk sekeluarga? Saya sih maunya begitu. Biar kelihatan serasi pas ketemu saudara dan kerabat saat silaturahim. 

Namun buat bisa seragaman itu nggak gampang. Bagi saya yang hanya perempuan sendiri, sebenarnya gampang aja tinggal cari baju senada untuk suami dan 3 anak laki-laki. Jadi saya yang menyamakan diri dengan baju mereka. Kenyataanya kok susah ya buat bisa seragam...

Tuesday, April 2, 2019

Sophie Paris dan Sosok Wanita Inspiratif

online shop


Suara musik menghentak riang. Ibu-ibu pengunjung yang sedari tadi duduk langsung berdiri. Dipandu oleh MC dan para panitia pendukung, semua serentak berjoget. Nama tariannya adalah Sophie Dance Solution. Semua kompak dan bersemangat. Membuat siapa saja yang melihat jadi ingin ikut bergoyang.  


Keseruan ini ada di acara peluncuran katalog baru Sophie Paris pada hari Minggu tanggal 30 Maret 2019. Bertempat di Mall Cibinong (sebelumnya bernama ITC Cibinong), saya turut menyaksikan acara tersebut bersama para member Sophie Paris dan teman-teman blogger.

Tuesday, November 27, 2018

5 Barang yang Selalu Ada di Tas




Barang apa saja yang selalu ada di tas? Namanya perempuan, apalagi emak-emak, maunya sih bawa segala endah di dalam tas. Berasa kayak punya kantong Doraemon, apa saja yang dibutuhkan langsung ada. Enaknya! Etapi, kalau semua dibawa nanti tasnya berat. Jadi yah kudu dipilah pilih mana yang wajib dibawa dan mana yang tidak.

Isi tas buat perempuan yang sudah jadi emak-emak biasanya disesuaikan dengan usia dan jumlah anak. Bener nggak? Jaman saya masih punya anak kecil dan sudah nggak perlu ribet bawa tas bayi lagi, perlengkapan anak bisa ikutan masuk ke dalam tas milik saya. Jadi lebih mudah dibawa daripada harus menenteng dua tas seperti waktu masih punya bayi. 

Friday, July 20, 2018

Hijab Segi Empat yang Nyaman Dipakai dari I&U Apparel



Assalamualaikum!

Beberapa hari yang lalu, saya posting di akun Instagram tentang kapan saya mulai memakai hijab. Beberapa teman ikut sharing cerita mereka. Ada yang pakai hijab karena nazar, habis nikah, mau masuk sekolah, bahkan sudah terbiasa pakai hijab sejak sekolah TK. Masya Allah...

Saya sendiri mulai berhijab karena nazar: jika bekerja kantoran mau langsung pakai hijab. Setelah beberapa bulan menjadi sarjana pengangguran, saya diterima bekerja di salah satu bank swasta asing di kawasan Sudirman Jakarta. Seneng banget, dong! Sesuai nazar, hari pertama kerja saya langsung pakai hijab. Jaman dulu, saya belum internetan pakai smartphone. Nggak bisa lirik video tutorial hijab kayak jaman now. Jadinya yah gitu deh... saya pakai hijab mencong-mencong, hehe.

Sunday, April 29, 2018

Tampil Unik dengan Cinta Produk Lokal Handmade dari Qlapa




Tampil menarik... siapa yang tidak kepingin? Terlihat menarik membuat rasa percaya diri meningkat saat bergaul dengan orang-orang di sekitar kita. Dalam urusan penampilan, bukan hanya penampilan fisik berupa wajah dan bentuk tubuh saja yang jadi perhatian. Mengenakan fashion yang pas juga bisa menjadi daya tarik tersendiri. 

Dalam urusan fashion, selera saya termasuk klasik. Saya kurang suka mengikuti trend fashion yang sedang digandrungi para perempuan jaman now. Waktu masih muda dulu (uhuk, sekarang sudah tua) saya kerap mengikuti trend baju dan sepatu pada saat itu. Sayang tidak bertahan lama karena saya cepat bosan. Ketika baju dan sepatu tersebut sudah tidak ngetrend lagi, saya jadi malas memakainya. Malas apa malu ya, hihihi.

Seiring bertambahnya usia, apalagi semenjak berumah tangga, saya jadi makin selektif memilih fashion yang dikenakan. Awalnya karena alasan keuangan. Rasanya kok sayang mau beli baju, sepatu, atau tas yang lagi ngetrend tapi cuma bisa dipakai sebentar saja. Lebih baik uangnya dipakai untuk beli popok dan baju anak. Atau ditabung untuk membeli tiket mudik sekeluarga naik pesawat. Ah, emang ya emak-emak itu perhitungan banget.

Thursday, November 10, 2016

I Love Tote Bags!



I love tote bags! Jika ditanya jenis tas favorit, maka jawaban saya adalah tas karung alias tote bag. Jaman masih sekolah dan kuliah, tas favorit saya adalah tas punggung atau ransel. Setelah jadi emak begini, rasanya saya lebih cucok pakai tote bag daripada ransel. Betul tidak? 

  Memang sih, sesekali saya masih pakai ransel kesayangan dari jaman kuliah yang masih awet sampai sekarang. Tapi karena ransel itu modelnya sylish dan berbahan dari kulit, ukurannya kurang besar. Buntutnya, saya nenteng tote bag lagi disamping bawa ransel. Hiyahh...

  Tote bag yang penampakannya memang mirip karung itu bisa muat berbagai macam barang. Sagala aya pokona mah... Pas banget buat emak riweuh yang suka bawa sagala endah setiap bepergian. Apalagi masih punya anak kecil, duh satu tas bisa penuh berisi keperluan anak.

Wednesday, April 27, 2016

Bag Organizer Baru



Ceritanya saya baru membeli bag organizer baru. Apa itu bag organizer? Bag organizer adalah semacam tas kecil dengan banyak sekat dan kantung untuk menaruh berbagai macam barang. Dengan bag organizer, kita tidak perlu lagi mengaduk-aduk tas saat mencari sesuatu. Plus, bentuknya yang tidak terlalu besar memudahkan bag organizer untuk dipindahkan dari tas yang satu ke tas yang lainnya. Cocok buat yang hobi gonta-ganti tas seperti saya.

Thursday, December 24, 2015

Sistalisius.com: Tempat Belanja Produk Etnik Lokal yang Unik


Dalam hal fashion, boleh dibilang saya punya gaya sendiri dan tidak mau mengikuti tren. Saya lebih suka tampil dengan atribut fashion yang menurut saya nyaman dipakai. Gaya klasik menjadi pilihan utama. Gaya yang tidak lekang dimakan jaman. Bisa dipakai sampai beberapa tahun ke depan. Jadi tidak perlu bergantung pada tren yang ada. Lumayan, jadi hemat biaya juga, hehe. 

Pilihan saya untuk gaya fashion yang awet sepanjang masa adalah yang berbau etnik. Nuansa etnik pada pakaian dan tas bisa membuat kita tampil beda. 

Sebelum punya tas dengan motif etnik, saya pernah membeli tas dari bahan kulit demi pencitraan sebagai ibu-ibu kelas elite. Tas kulit berwarna coklat sempat menemani hari-hari saya saat bepergian bersama keluarga. Sayang, tas yang harganya cukup mahal tersebut ternyata tidak bertahan lama. Kulit pelapis tas murudul alias terkelupas. Duh, kapok beli tas dari bahan kulit. Balik lagi cari tas etnik ah...

Friday, December 6, 2013

Garis-garis Hitam Putih


Secara kebetulan, bulan kemarin saya mendapatkan dua benda dengan motif garis-garis berwarna hitam putih secara cuma-cuma. Benda pertama adalah sebuah blus cantik hadiah dari give away-nya Mbak Istiana. Tulisan saya tentang tips hijab gaya tanpa banyak biaya mendapatkan hadiah ketiga. Alhamdulillah.

Saturday, October 19, 2013

Tips Hijab Gaya Tanpa Banyak Biaya


Tertarik dengan give away bertema hijab yang diadakan oleh Mbak Istiana dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha, saya mau ikut cerita tentang gaya berhijab sehari-hari. Sebelumnya, saya cerita dulu ya, tentang awal mula saya mengenakan hijab.

Tuesday, April 16, 2013

Hijab Demo

Saya, Mbak Irna Dewi dan Teh Desi Setiawati

Lihat foto di atas. Cantik yang mana? Ya cantik Mbak Irna Dewi, laah, hehe.
   Siapa yang tidak kenal dengan Irna Dewi? Itu lho, model dan penanggung jawab redaksi buku tutorial hijab yang ditulis oleh tim Moshaict (sebuah merk butik busana muslim). Saya sendiri punya beberapa buku tutorial Moshaict, meski tidak lengkap dari edisi pertama. Saya hanya membeli buku tutorial gaya hijab yang sesuai dengan kepribadian saya. Buku tutorial hijab ini sangat berguna bagi saya. Maklum, emak pelupa, mau dandan gaya hijab apa masih nyontek dari buku *jujur*
Back to Top