Thursday, March 17, 2016

Bidadari dari Bulan


Bidadari dari bulan adalah arti dari nama saya, Riana Wulandari. Alkisah, ketika Mami sedang mengandung saya, beliau bermimpi pergi ke bulan dan bertemu seorang bidadari cantik. Jadilah nama itu. Riana berarti bidadari. Wulan berarti bulan. Panggilannya? Boleh Riana atau Inna. Kenapa Inna, kok bukan Anna? Karena Anna sudah dipakai duluan oleh sepupu saya. Jadi, Inna sebagai nama panggilan rasanya masih nyambung dengan Riana.

"Wah, bakal jadi orang hebat kamu!"

"Kamu bakal sukses!"

"Kamu pasti nanti jadi kaya!"

Tuesday, March 15, 2016

Pengalaman Pertama Berbelanja di Asemka



Sebenernya, sudah lama saya penasaran pengen ke Asemka. Kayaknya seru ngeborong aneka barang dengan harga murah. Tapi, kapan bisa pergi ke sana, ya? Kalau pergi bareng dengan Bapa dan boyz kayaknya malah bikin riweuh deh. Nggak enak bawa anak-anak buat blusukan. Mau pergi sendiri kok takut. Ya iya lah takut. Kalau nyasar gimana? 

  Sampai akhirnya tetangga saya, Mama Ari, ngajak pergi ke Asemka. Asyik! Rencana tinggal rencana. Kami berdua yang 'sok sibuk' membuat acara belanja bareng ini tertunda sekian lama. Sampai akhirnya... jreng jreng! Jadi juga kami pergi ke Asemka kemarin!

Monday, February 29, 2016

Belajar Menulis Novel Bersama Smart Writer


Sejak kecil, boleh dibilang saya ini tukang ngelamun. Saat sedang sendiri, khayalan saya berkelana ke mana saja. Ketika di perjalanan, saya yang susah tidur di kendaraan ini lebih suka melihat pemandangan sambil melamun. Paling sering, saya melamun tentang kehidupan. Mempertanyakan, untuk apa dan mengapa Tuhan menciptakan saya di dunia ini. Waduh, kecil-kecil sudah berpikir seserius itu. Tapi, kenyataannya memang demikian.

   Sesekali, saya mengarang cerita. Cerita apa saja. Misalnya, ketika sedang melintas di hutan karet di daerah Purwakarta. Saya membuat cerita tentang seorang putri yang melarikan diri dari kejaran penjahat. Bayangan sang putri yang sedang berlari ketika mata menatap pohon karet yang berkelebat dari jendela mobil menciptakan suasana dramatis. Seru bukan?

Thursday, February 18, 2016

Karena Ibu Dilarang Sakit, Begini Caranya Agar Tetap Sehat



Saya pernah membuat postingan berjudul Ibu dilarang sakit. Waktu itu pula saya pernah memberikan beberapa tips supaya mengurus rumah tangga jadi tetap lancar walaupun sedang sakit. Jadi, semua pekerjaan rumah tangga tidak terbengkalai saat kondisi badan sedang kurang fit. 

  Tetapi, sekarang ada hal lain yang tak kalah penting lho. Hal penting itu adalah cara supaya tetap sehat dan bersemangat setiap hari. Jangan tunggu sampai sakit dulu, baru menyesal kemudian. Menyesal karena tidak menjaga kesehatan dengan baik. Jadi, ketika tubuh dalam kondisi sehat, kita tetap harus menjaga kondisi badan supaya tidak mudah sakit. Karena ibu dilarang sakit, begini caranya agar tetap sehat. Apa saja caranya?

Tuesday, February 16, 2016

Isi Tas Ibu Inna




Apa saja isi tas Ibu Inna? Sebenarnya, isi tas saya disesuaikan dengan jenis kendaraan yang akan digunakan hari itu. Lho? Iya dong. Kalau bawa bawaan berat sementara aktivitasnya lebih banyak berjalan kaki naik turun angkot, bisa capek   juga kan. Kesimpulannya, beda aktivitas beda gembolan eh beda isi tas. 

   Mau tahu apa saja yang saya bawa sesuai aktivitas? Ini diaa... 

Friday, February 5, 2016

Pemenang Giveaway di Instagram innariana

giveaway innariana


Halo hai! Mohon maaf sebelumnya, saya terlambat mengumumkan pemenang giveaway karena sesuatu hal. Giveway dalam rangka merayakan postingan ke 1000 di akun Instagram innariana diadakan mulai tanggal 19 Januari sampai 2 Februari 2016. 


  Terima kasih kepada 83 peserta yang turut meramaikan giveaway perdana saya. Oia, giveway ini sekaligus sebagai ajang latihan sebelum saya mengadakan giveaway di blog Emak Riweuh.

Friday, January 22, 2016

Permainan Biji Meledak

permainan biji meledak

Waktu kecil, saya suka usil mempreteli tanaman yang ada di sekitar rumah.  Apa saja saya jadikan bahan permainan. Bunga anggrek saya gunting. Bunga soka saya hisap untuk dicari madu. Daun kelapa dipakai untuk main seluncuran di tanah berbukit. Lumut yang ada di atas batu dikerok buat jadi karpet-karpetan. Wah, pokoknya masih banyak tanaman yang menjadi korban keisengan saya dulu.
Back to Top